Yahoo Answers akan ditutup pada 4 Mei 2021 dan situs web Yahoo Answers sekarang tersedia dalam mode baca saja. Tidak akan ada perubahan pada properti atau layanan Yahoo lainnya, atau akun Yahoo Anda. Anda dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang penutupan Yahoo Answers dan cara mengunduh data Anda di halaman bantuan ini.

sunrise ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaHari LiburRamadhan · 8 tahun yang lalu

Kepada yang menajiskan anjing tersebab air liurnya?

- Di masa Nabi, anjing bebas keluar masuk Masjid, tetapi tidak ada satupun perintah maupun anjuran dari Nabi untuk membersihkan bekas-bekas anjing itu, baik itu bekas tubuhnya, bekas air liurnya yang menetes, bekas kencingnya, bekas muntahnya dll.

Yang ada malahan perintah dari Nabi kepada shahabat-shahabatnya untuk membersihkan bekas orang Arab Badui yang kencing di dalam Masjid.

- Kalau tubuh anjing itu najis tersebab air liurnya, mestinya tubuh manusia itu lebih najis lagi dari pada anjing, tersebab air kencingnya.

Air kencing manusia membatalkan wudhu, sedangkan air liur anjing (bahkan air kencingnya) tidak ada dalil yang menghubungkannya dengan wudhu.

Maukah anda menerima kenyataan itu?

Perbarui:

@Muhtar Fakih, @Lucian.

Dari Ibnu Umar: Adalah anjing-anjing kencing, datang dan pergi dalam Masjid di zaman Rasulullah saw, tetapi shahabat-shahabat tidak menyiram sedikitpun dari yang demikian itu. (Bukhari).

Kalau perbendaharaan hadits-hadits anda tentang anjing saja tidak semuanya yang anda ketahui, kenapa anda berani-beraninya menjatuhkan hukum atas anjing?

Ketahui dulu semua hadits tentang anjing, setelah itu baru boleh berpendapat!

@Jejak.

Hadits pertama menyebut kucing itu tidak najis, bukan berarti anjing jadi najis.

Hadits kedua tidak menyebut tentang najis atau tidaknya air liur anjing.

Perbarui 2:

@gus salim

Kaidah: "sesuatu yang umum itu tetap atas keumumannya, sampai ada sesuatu yang lain yang mengarahkan ke satu jurusan".

Bahwa anjing dan orang Arab Badui itu kencing di dalam Masjid, tetap kita tafsirkan "di bagian dalam Masjid", baik tengahnya maupun pinggirnya, sampai ada dalil lain yang menentukan kepada salah satunya. (tengah atau pinggirnya itu).

Adakah dalil lain itu?

5 Jawaban

Peringkat
  • 8 tahun yang lalu
    Jawaban Favorit

    SETELAH SAYA TELITI DG SEKSAMA MULAI AWAL HINGGA AHIR DARI PERDEBATAN ATARA GUS SALAM DAN SUNRISE, MAKA SAYA MEMBERI NILAI DG ADIL YAITU:

    GUS SALIM= 55

    SUNRISE = 45

    JADI PEMENANGNYA ADALAH....................GUS SALIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIMMMMMM

    TEPUK TANGAN YG MERIAAAAAHHHH.

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    Lalu apakah Anda menganggap hadits di bawah ini hadits palsu?

    Ketika ditanyakan kepada beliau apa sebabnya beliau tidak mendatangi undangan yang kedua, beliau bersabda, “Di rumah yang kedua ada anjing sedangkan di rumah yang pertama hanya ada kucing. Dan kucing itu itu tidak NAJIS.” (HR Al-Hakim dan Ad-Daruquthuny).

    Rasulullah saw bersabda: Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,`Bila seekor anjing minum dari wadah milik kalian, maka cucilah 7 kali. (HR Bukhari 172, Muslim 279, 90).

    Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,`Sucinya wadah kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali." Dan menurut riwayat Ahmad dan Muslim disebutkan salah satunya dengan tanah." (HR Muslim 279, 91, Ahmad 2/427)

    ===========

    Jangan jadi muslim letterlet/tekstual. Meskipun tidak disebutkan disitu, ada penjelasan lainnya yang menjelaskan tentang maksud hadits itu. Apalagi dilihat dari hadits-hadits pendukung bahwa air liur anjing itu najis.

  • 8 tahun yang lalu

    @sunrise perlu kamu tahu jika masjid zaman permulaan nabi dimadinah itu masih belum ada atap dan tembok serta lantainya masih tanah asli, sehingga wajarlah anjing bisa keluar masuk dan saat anjing kencing tentu langsung meresap ketanah dan tidak perlu disiram maka sifatnya akan hilang sendiri.

    mungkin kamu akan mendebat knp org baduwi yg kencing dimasjid kok disiram sedangkan anjing tidak? berarti ini menunjukkan kalau kencing manusia itu najis dan kencing anjing tidak.

    maka jawabnya adlh saat itu org baduwi tsb kencing didalam masjid tepat pada tempat yg biasa dijadikan shaf sholat, sehingga disiramlah tempat bekas kencing baduwi tsb krn setiap hari dibuat shalat.

    sedangkan anjing yg kencing tsb itu kencingnya di pinggir atau sudut2 masjid yg tidak digunakan shalat (sbb saat itu umat islam belum terlalu banyak dan masjidnya sangat luas) sehingga tdk perlu disiram dan toh lama kelamaan najis kencing anjing tsb akan hilang sendiri sifat2nya. dan ini tidk menunjukkan bhw anjing itu suci apalagi ada hadits yg menunjukkan qorinah kuat kalau anjing itu najis spt hadits ttg nabi menolak hadiri diundangan yg ada anjingnya dan malaikat tdk masuk rumah yg ada patung (gambar) dan anjing.

    intinya pendapatmu akan kesucian anjing sudah terbanyahkan secara telak setelak-telaknya.

    Sumber: pengajian kitab fiqh dipesantren kami oleh ust abi fajry.
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    madsalahnya sederhana saja koq ...

    coba anda ceritakan tentang adanya anjing YANG bebas keluar masuk Masjid dijaman rasul masih hidup ... lengkap dengan rawi dan isnadnya looooh .... terimakasih ....

    anda menulis ... Kalau tubuh anjing itu najis tersebab air liurnya, mestinya tubuh manusia itu lebih najis lagi dari pada anjing, tersebab air kencingnya.

    > seharusnya ayat qur'an yang bermakna .. manusia adalah makhluk yang sempurna .... dst dibuang saja getooo ......

    > sekarang saya tahu ... anda seorang KAFIR KRISTEN ..... lalu menyembah bekas bangkai manusia sebagai TUHAN itu apakah bukan perbuatan orang GILA yang tidak mengerti NAJIZ ....?

  • 8 tahun yang lalu

    dari ke 4 pernyataan ente, coba sertakan dalil naqlinya secara jelas baru kita bahas, silahkan,,,

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.